Kekhawatiran besar FSG atas Jordan Henderson muncul karena risiko keluarnya figur utama Liverpool




David Lynch menulis berita dengan judul 'kekhawatiran besar' karena FSG bersedia membiarkan kapten legendaris Liverpool melihat karirnya di tempat lain

Dengan dua tahun tersisa di kontrak Jordan Henderson bersama dengan Liverpool, kita mungkin jauh dari titik di mana kepanikan akan dibenarkan.

Kekhawatiran besar FSG atas Jordan Henderson muncul karena risiko keluarnya figur utama Liverpool - Liverpoolday

Tapi jangan salah, laporan bahwa ketidaksepakatan telah muncul pada tahap awal negosiasi atas kesepakatan baru bukanlah pertanda baik di masa depan.

Pada usia 31 tahun, sang pemain jelas ingin memastikan bahwa sisa kariernya yang sebagian besar dihabiskan di Anfield akan berakhir di sana.

Namun, kebuntuan yang telah berkembang menunjukkan bahwa pendapat klub tentang berapa banyak Henderson harus dibayar selama periode itu berbeda cukup signifikan.

Meski belum begitu mendesak, situasinya mirip dengan yang dialami Gini Wijnaldum sebelum pindah ke Paris Saint-Germain musim panas ini. Dengan ulang tahunnya yang ke-31 semakin dekat, kontrak baru untuk pemain asal Belanda itu dianggap sulit untuk dipatok.

Baca Juga : Kejutan! Liverpool Siap Lepas Jordan Henderson

Namun, meskipun tidak realistis untuk mengharapkan Liverpool menyamai upah sebelum pajak sebesar £300k yang akhirnya dia dapatkan di Paris, dikatakan bahwa gelandang energik Belanda itu awalnya bersedia menerima sekitar setengahnya untuk bergabung dengan Barcelona atau tetap di Merseyside.

Tindakan The Reds yang tidak mau mengalah itu akan menjadi perhatian bagi Henderson, yang lima bulan lebih tua dari mantan rekan setimnya dan mengincar perpanjangan yang akan membawanya setidaknya hingga usia 35 tahun.

Penyebabnya tidak terbantu oleh fakta bahwa sebagian besar fokus Michael Edwards saat ini adalah mengikat pemain seperti Alisson Becker, Fabinho, Mohamed Salah dan Virgil van Dijk untuk tahun-tahun puncak mereka.

Jordan Henderson - The Captain


Keengganan untuk mengizinkan seluruh skuad menua bersama, tidak diragukan lagi mewarnai diskusi pembuka mengenai perpanjangan kontrak kapten klub.

Tetapi, bahkan jika prospek kemunduran performa di lapangan menjadi perhatian utama bagi Liverpool, apakah benar-benar bijaksana untuk tetap berpegang teguh pada angka yang disepakati ketika menyangkut sosok figur ruang ganti yang begitu penting?

Bersama James Milner, yang akan pergi musim panas mendatang, Henderson dianggap sebagai pendorong utama yang membawa The Reds sukses baru-baru ini.

Dan perlu dicatat – tetapi sering dilupakan, yakni pengaruhnya di luar lapangan – juga fakta bahwa ia juga tetap menjadi gelandang pengendali tingkat elit yang mampu mendikte permainan bahkan jika mobilitasnya akhirnya menurun.

Kekhawatiran besar adalah bahwa Fenway Sports Group tidak setuju dengan proyeksi tersebut, dan bersedia untuk membiarkan seorang tokoh legendaris dalam sejarah klub melihat karirnya di tempat lain.

Liverpool bangga menjadi salah satu klub paling cerdas di sepak bola Eropa, tetapi kehilangan Wijnaldum dan Henderson secara berurutan pasti akan membahayakan reputasi itu.

Sulit juga untuk membayangkan bahwa Jurgen Klopp akan sangat tertarik dengan ide tersebut, mengingat kedua pemain tersebut sangat penting bagi kesuksesan yang telah diraih selama ia melatih klub Merseyside Merah.

Listen to "Blood Red: Could Jordan Henderson really leave Liverpool?" on Spreaker.

Pelatih Jerman bukanlah tipe orang yang membuat keributan di depan umum, tetapi dari kenyataan ini, tentu ini hanya akan meningkatkan kecurigaan bahwa dia [Klopp] sedang bertarung dengan satu tangan terikat di belakang punggungnya.

Tentu saja, penting untuk disebutkan bahwa pembicaraan tentang minat Atletico Madrid dan PSG pada Henderson lebih dipengaruhi oleh perwakilan pemain.

Sementara kedua klub tidak diragukan lagi masih hanya sebatas mengawasi gelandang berkelas ini - karena kombinasi upah dan biaya transfer berarti itu akan menjadi langkah yang sulit untuk dilakukan klub peminat.

Dan, untungnya bagi Liverpool, itu kemungkinan akan memberi mereka waktu untuk bekerja keras dalam memecahkan masalah yang menyebabkan kebuntuan ini.

Tapi, semakin lama situasinya berlarut-larut, semakin kecil pula kemungkinan resolusi dalam bentuk perpanjangan kontrak dan imbasnya, kita dipaksa bersiap untuk kehilangan salah satu kapten terhebat Liverpool.

Source: Liverpool Echo



RELATED ARTICLES

Lebih baru Lebih lama