15 April 1989: JFT 96 Hillsborough Tragedy



Pada tanggal 15 April 1989, sembilan puluh enam anak, pria dan wanita kehilangan nyawa mereka di semifinal Piala FA antara Liverpool dan Nottingham Forest di stadion Sheffield Hillsborough, Sheffield.

Setelah sebuah kampanye yang tak kenal lelah yang dipimpin oleh keluarga dan orang-orang yang kehilangan nyawa, pada tahun 2012 Pengadilan Tinggi membatalkan putusan kematian kebetulan yang tidak disengaja dan memerintahkan inkuasi baru yang akan terus berjalan paling lama dalam sejarah hukum Inggris.

Pada tanggal 26 April 2016, juri mengembalikan vonis pembunuhan tanpa hukum sehubungan dengan setiap korban Hillsborough, yang membenarkan semua orang yang telah lama berkarya dengan sangat berani.

Secara kolektif, mereka telah dikenal sebagai The 96, namun Potret Pena berfungsi sebagai pengingat bahwa korban Hillsborough lebih dari sekadar jumlah.


Pada awal persidangan di awal tahun 2014, keluarga diminta untuk menulis Potret Pena untuk mengenang orang-orang terkasih yang hilang, yang kemudian mereka baca di pengadilan.

Di bawah ini Anda bisa belajar tentang setiap individu yang masih ketinggalan begitu banyak dan siapa yang tidak akan pernah terlupakan.



John Alfred Anderson (62) 
Colin Mark Ashcroft (19) 
James Gary Aspinall (18) 
Kester Roger Marcus Ball (16) 
Gerard Bernard Patrick Baron (67) 
Simon Bell (17) 
Barry Sidney Bennett (26) 
David John Benson (22) 
David William Birtle (22) 
Tony Bland (22) 
Paul David Brady (21) 
Andrew Mark Brookes (26) 
Carl Brown (18) 
David Steven Brown (25) 
Henry Thomas Burke (47) 
Peter Andrew Burkett (24) 
Paul William Carlile (19) 
Raymond Thomas Chapman (50) 
Gary Christopher Church (19) 
Joseph Clark (29) 
Paul Clark (18) 
Gary Collins (22) 
Stephen Paul Copoc (20) 
Tracey Elizabeth Cox (23) 
James Philip Delaney (19) 
Christopher Barry Devonside (18) 
Christopher Edwards (29) 
Vincent Michael Fitzsimmons (34) 
Thomas Steven Fox (21) 
Jon-Paul Gilhooley (10) 
Barry Glover (27) 
Ian Thomas Glover (20) 
Derrick George Godwin (24) 
Roy Harry Hamilton (34) 
Philip Hammond (14) 
Eric Hankin (33) 
Gary Harrison (27) 
Stephen Francis Harrison (31) 
Peter Andrew Harrison (15) 
David Hawley (39) 
James Robert Hennessy (29) 
Paul Anthony Hewitson (26) 
Carl Darren Hewitt (17) 
Nicholas Michael Hewitt (16) 
Sarah Louise Hicks (19) 
Victoria Jane Hicks (15) 
Gordon Rodney Horn (20) 
Arthur Horrocks (41) 
Thomas Howard (39) 
Thomas Anthony Howard (14) 
Eric George Hughes (42) 
Alan Johnston (29) 
Christine Anne Jones (27) 
Gary Philip Jones (18) 
Richard Jones (25) 
Nicholas Peter Joynes (27) 
Anthony Peter Kelly (29) 
Michael David Kelly (38) 
Carl David Lewis (18) 
David William Mather (19) 
Brian Christopher Mathews (38) 
Francis Joseph McAllister (27) 
John McBrien (18) 
Marion Hazel McCabe (21) 
Joseph Daniel McCarthy (21) 
Peter McDonnell (21) 
Alan McGlone (28) 
Keith McGrath (17) 
Paul Brian Murray (14) 
Lee Nicol (14) 
Stephen Francis O'Neill (17) 
Jonathon Owens (18) 
William Roy Pemberton (23) 
Carl William Rimmer (21) 
David George Rimmer (38 ) 
Graham John Roberts (24) 
Steven Joseph Robinson (17) 
Henry Charles Rogers (17) 
Colin Andrew Hugh William Sefton (23) 
Inger Shah (38) 
Paula Ann Smith (26) 
Adam Edward Spearritt (14) 
Philip John Steele (15) 
David Leonard Thomas (23) 
Patrik John Thompson (35) 
Peter Reuben Thompson (30) 
Stuart Paul William Thompson (17) 
Peter Francis Tootle (21) 
Christopher James Traynor (26) 
Martin Kevin Traynor (16) 
Kevin Tyrrell (15) 
Colin Wafer (19) 
Ian David Whelan (19) 
Martin Kenneth Wild (29) 
Kevin Daniel Williams (15) 
Graham John Wright (17) 

Salah satu korban termuda adalah Jon-Paul Gilhooley (10) merupakan sepupu dari Steven Gerrard ( Captain Liverpool FC dan Timnas Inggris ), yang kala itu baru menginjak usia 9 tahun, sejatinya bersyukur tidak menjadi korban. Ia batal menonton secara langsung lantaran tidak mendapat tiket. Namun, kepergian sepupunya tak mudah ia lupakan. 

“Jon-Paul sebaya dengan saya, hanya dia lebih tua setahun. Sama seperti saya, dia juga penggemar berat Liverpool, sangat menyukai sepak bola dan gemar bermain di jalanan,” kenang Gerrard 

YOU'LL NEVER WALK ALONE